13 Tewas Akibat Banjir Bandang di Magelang

13 Villagers Die in Flash Floods on Indonesia`s Java Island

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


13 Tewas Akibat Banjir Bandang di MagelangFoto: istimewa

TIGA belas orang tewas akibat banjir bandang yang menggenangi lima desa di Kabupaten Magelang yang terjadi pada Selasa, kata regu penyelamat.

Hujan deras pekan lalu memicu banjir pada Sabtu di desa-desa yang terdampak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Edi Susanto, mengatakan jasad seorang pria berusia 80 tahun dievakuasi pada Selasa, setelah banjir bandang menelan 13 korban tewas. Dua warga desa lainnya mengalami luka parah.

Sebanyak 71 rumah rusak akibat banjir, memaksa sekitar 50 keluarga mengungsi di masjid dan rumah kerabat.

Sekitar 1.500 regu penyelamat terdiri atas tentara, polisi dan sukarelawan ikut ambil bagian dalam operasi pencarian korban tewas dan selamat.

Kantor berita asing Associated Press melaporkan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, rentan terhadap tanah longsor saat musim hujan. Sebagian besar dari 256 juta penduduk Indonesia bermukim di dataran tinggi yang subur atau di dataran rendah dekat bantaran sungai.

Bulan lalu bencana tanah longsor melanda Jawa Timur yang mengakibatkan 28 warga setempat tewas tertimbun longsor. Namun hingga saat ini hanya enam jenazah mayat yang dapat dievakuasi seperti dilansir MailOnline.

THIRTEEN people have died in flash floods that inundated five villages on Indonesia's main Java island, rescuers said Tuesday.

Torrential rain last week triggered flooding Saturday in the villages in the Central Java district of Magelang.

The chief of the local Disaster Management Agency, Edi Susanto, said the body of an 80-year-old man was retrieved Tuesday, bringing the death toll to 13. Two other villagers were seriously injured.

A total of 71 houses were damaged in the floods, forcing about 50 families to take shelter in mosques and relatives' houses.

About 1,500 rescuers, including soldiers, police and volunteers took part in the search operation.

Indonesia, the world's largest archipelagic nation, is prone to landslides during seasonal rains. Many of the country's 256 million people live in mountainous areas or on fertile, flood-prone plains near rivers.

Last month a landslide in neighboring East Java province buried 28 villagers. Only six bodies have been retrieved so far.