Presiden SBY Dicaci Maki Peserta Kongres HMI

President Reviled by the Congress Participants HMI

Reporter : Rizki Saleh
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Novita Cahyadi


Presiden SBY Dicaci Maki Peserta Kongres HMIMenteri Pendidikan Nasional, M Nuh dan mantan Wapres Jusuf Kalla usai menghadiri Kongres HMI di Jakarta (Foto: detik.com)

Jakarta (B2B) - Entah bagaimana reaksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika menghadiri Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-28 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (15/3) ketika mendengar caci maki dari beberapa peserta kongres.

SBY absen maka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh yang menjadi target anggota HMI untuk mewakili kegeraman terhadap SBY.

Ketika pembawa acara mengatakan M Nuh hadir untuk mewakili Presiden SBY, dengan spontan beberapa peserta kongres berdiri lalu berteriak-teriak seraya mencaci maki SBY.

"Huu, SBY banci! Bakar SBY!" demikian beberapa cacian yang terdengar di salah satu ruangan aula Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (15/3).

Seketika itu juga para senior HMI, seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, dan Viva Yoga yang duduk di barisan depan, langsung berdiri dan menyuruh para peserta yang berteriak untuk kembali duduk dan tetap tenang.

Jakarta (B2B) - Somehow the reaction of President Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) if attending Congress Islamic Students Association (HMI) to the-28 at the Hotel Borobudur, Jakarta, Friday (15/3) when hearing verbal abuse from some congress participants.

Thankfully the President is not present, then the Minister of Education and Culture Mohammad Nuh targeted HMI members to represent the indignation against Yudhoyono.

When the announcer said M Nuh attend to represent the President, with some participants spontaneously congress stood up, then scream in unison to hurled abuse SBY.

"Huu, SBY sissy! Burn SBY!" Thus some diatribe that sounds in one room hall Hotel Borobudur, Jakarta, Friday (15/3).

Immediately the senior HMI, such as Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, and Viva Yoga who sat in the front row, stood up and told the participants that shout to sit back and stay quiet.