Buffon dkk `Mudik` ke Turin Tanpa Sambutan Hangat setelah Juventus Ditekuk Madrid 4-1

Juventus have Returned to Turin after Their 4-1 Defeat by Real Madrid in Cardiff

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Buffon dkk `Mudik` ke Turin Tanpa Sambutan Hangat setelah Juventus Ditekuk Madrid 4-1Kiper veteran Gianluigi Buffon (kiri) sambutang hangat pendukung Juventus di Turin sambut bek Leonardo Bonucci dan gelandang Claudio Marchisio (kanan bawah) Foto2: MailOnline

JUVENTUS kembali ke markasnya di Turin menyusul kekalahan terakhir mereka di Liga Champions oleh Real Madrid.

Skuad dari klub berjuluk 'Si Nyonya Tua' kembali ke Turin disambut bagai pahlawan oleh para pendukungnya dua tahun lalu meski dikalahkan oleh Barcelona di Berlin, tapi kali ini sambutannya terasa dingin saat mereka tiba di bandar udara Caselle, Minggu.

Banyak pendukung masih kecewa akibat gol beruntun pada babak kedua di Stadion Principality di Cardiff, mereka kecewa pada rekor kekalahan kelima pada final Liga Champions.

Beberapa pemain tampak meninggalkan bus tim mereka setelah melakukan penerbangan empat jam dari Cardiff ke Turin pada Minggu, dengan kiper veteran Gianluigi Buffon berada di antara mereka yang melambaikan tangan ke pendukung yang datang untuk menyambut bintang mereka.

Bek Leonardo Bonucci dan gelandang Claudio Marchisio mengikutinya, mengenakan kemeja navy casual, dengan celana dan warna gelap, saat para pemain kembali ke Italia.

Buffon tampaknya ditakdirkan untuk tidak menjadi juara Eropa di level klub, setelah mengalami kekalahan ketiga di Liga Champions sebagai kiper Juve.

Raksasa Serie A ini telah menikmati musim kompetisi yang sukses dan berhasil meraih juara ganda liga domestik, lainnya, tapi klub asuhan Massimiliano Allegri kehilangan kesempatan untuk memenangkan juara treble untuk pertama kalinya.

Buffon bersumpah untuk bertarung habis-habisan, dan mengakui bahwa dia hanya memiliki satu kesempatan lagi untuk memenangkan Liga Champions, namun hampir semua orang dari kompetisi elit Eropa dikalahkan dengan pantas oleh tim asuhan Zinedine Zidane yang telah menaklukkan semua lawan berat di Eropa.

Dikalahkan pada final terakhir pada 2003 dan 2015, kiper berusia 39 tahun itu mengakui saat menghadapi laga di Cardiff, dia gagal mendapatkan peluang emas mendapatkan satu-satunya trofi utama yang berpeluang diraihnya.

Namun setelah kegagalan tersebut, dia mengaku: "Kami kecewa. Kami bermain sangat bagus di babak pertama, kami pikir kami sudah cukup untuk memenangkan pertandingan."

"Saya tidak bisa menjelaskan mengapa kami bermain buruk seperti kami lakukan di babak kedua. Real Madrid pantas menang di babak kedua."

"Mereka menunjukkan kelas mereka dan sikap yang dibutuhkan untuk bermain dalam permainan seperti ini."

Juve hanya kebobolan tiga gol dalam perjalanan ke Wales, namun benteng pertahanan mereka yang ketat akhirnya bisa ditekuk oleh juara Spanyol tersebut seperti dilansir MailOnline.

Pelatih Massimiliano Allegri mengatakan: "Saya tidak berpikir Juventus akhirnya bisa kalah telak di babak kedua."

'Buffon dan (Andrea) Barzagli masih akan bersama kami tahun depan dan mereka masih berpeluang memberi kami kemenangan."

'Jelas kita perlu memperbaiki tim untuk mencapai tingkat keterampilan teknis yang lebih tinggi - tapi setelah liburan kita akan kembali bekerja dengan stimulus baru. Sepak bola memberi Anda kesempatan untuk menang lagi tahun depan.'

JUVENTUS have returned to Turin following their heavy Champions League final defeat by Real Madrid.

The Old Lady received a heroes welcome from their fans two years ago despite being beaten by Barcelona in Berlin, but the mood was far more subdued at the city's Caselle airport on Sunday.

Many supporters were still hurting from a chastening second half at the Principality Stadium in Cardiff, where three unanswered goals resulted in a record fifth final defeat in the Champions League era.

Several players were pictured departing their team bus having made the four-hour flight from Cardiff to Turin on Sunday, with veteran keeper Gianluigi Buffon among those waving at supporters who had turned up to greet their stars.

Defender Leonardo Bonucci and midfielder Claudio Marchisio followed suit, wearing casual navy shirts, with dark trousers and shades, as the players returned back in Italy to reflect on a familiar feeling.

Buffon seems destined never to be a European champion at club level, having suffered a third Champions League final defeat with Juve.

The Serie A giants have enjoyed a successful season having secured another domestic double, but Massimiliano Allegri's side missed out on the opportunity of winning the ultimate treble for the first time.

Buffon has vowed to fight on, admitting he has only 'one more chance' of winning the Champions League, but the nearly men of elite European competition were deservedly beaten by Zinedine Zidane's all-conquering side.

Defeated at the final hurdle in 2003 and 2015, the 39-year-old keeper admitted in the build-up to the Cardiff showdown he could not let slip this chance to finally get hold of the only major trophy to elude him.

But after the loss, he said: 'We are disappointed. We played very well in the first half, we thought we had enough to win the game.

'I cannot explain why we played like we did in the second half. Real Madrid deserved to win in the second half.

'They showed their class and the attitude needed to play in this kind of game.'

Juve had only conceded three goals en route to Wales, only for their miserly defence to be ruthlessly exposed by the Spanish champions.

Coach Massimiliano Allegri said: 'I don't think Juventus have reached the end of a cycle at all.

'Buffon and (Andrea) Barzagli will still be with us next year and they still have a lot to give us.

'Clearly we need to improve the team to achieve a higher level of technical skill - but after the holidays we'll go back to work with a new stimulus. Football gives you the chance to go again next year.'