Enam Ruas Tol Dalam Kota Jakarta Dibangun Mulai 2016

Six Jakarta`s Inner-City Toll Roads Construction to Begin in 2016

Reporter : Roni Said
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Enam Ruas Tol Dalam Kota Jakarta Dibangun Mulai 2016
Foto: istimewa

Jakarta (B2B) - Direktur Utama PT Jakarta Toll Road, Frans Sunito mengatakan pembangunan enam ruas tol dalam kota yang sudah sejak lama direncanakan akan dimulai tahun 2016 mendatang. Untuk tahap awal, ruas tol yang akan dibangun yaitu Pulogebang-Semanan sepanjang 30 km.

Dia menambahkan, pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota akan mulai dari jalan tol Semanan-Pulogebang-Sunter sepanjang 30 kilometer. "Ruas jalan tol ini dibangun dengan tujuan untuk mengakomodir kendaraan-kendaraan bertonase besar," katanya, Rabu (20/5).

"Tahun 2016 akan kita mulai kalau pembebasan lahannya cepat. Insya Allah akan selesai selama 2,5 tahun, setelah itu bisa langsung beroperasi," ungkapnya.

‎Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 125 miliar yang akan digunakan untuk inventarisasi pengukuran dan pembuatan trase enam ruas jalan tol tersebut. Anggaran itu belum termasuk untuk pembelian lahan, yang dialokasikan sebesar Rp 3 triliun.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DKI, Tuty Kusumawati menambahkan, pembebasan lahan akan dilakukan Dinas Bina Marga DKI untuk pembuatan pondasi tiang pancang. Namun sebelum itu, dinas tesebut harus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 30 tahun 2015.

Jakarta (B2B) - Director of Jakarta Toll Road Corp. Frans Sunito said that the construction of six inner-city toll roads in Jakarta will be started from Semanan-Pulogebang-Sunter as long as 30 kilometers.

He added the construction of six inner-city toll roads that has long been planned finally given the green light. Its construction is slated to begin in 2016. The first phase of construction will be built from Pulogebang-Semanan.

“It is built to accommodate heavy vehicles. If the land acquisition process goes smooth, the construction will be carried out in 2016. God willing it will complete in 2018,” he said here recently.

The Head of Jakarta Asset and Financial Management Body, Heru Budi Hartono said his side has prepared 125 billion rupiah for inventorying measurement and toll road's trace construction. The budget itself is not including to acquire the land, which was allocated by 3 trillion rupiah.

Meanwhile, the Head of Regional Development Planning Board, Tuty Kusumawati added Jakarta Bina Marga Department will tackle land acqusition matter to build the piling foundation. Before that, there should be coordination with Indonesian Agency first in accordance with Presidential Regulation No. 30/2015.