Dukung Swasembada, Brigade Pangan Tapanuli Tengah gelar Panen Perdana

Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s Polbangtan Medan

Editor : Taswin Bahar
Translator : Dhelia Gani


Dukung Swasembada, Brigade Pangan Tapanuli Tengah gelar Panen Perdana
POLBANGTAN MEDAN: Direktur Nurliana Harahap mengatakan panen perdana oleh Brigade Pangan Patriot di Kecamatan Sorkam Barat dan Sosorgadong, Tapteng sebagai capaian positif.

Tapanuli Tengah, Sumut (B2B) - Brigade Pangan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) di Provinsi Sumatera Utara melakukan panen perdana pada musim tanam pertama, yang menunjukkan keberhasilan awal program Optimasi Lahan (Oplah) 2024.

Kegiatan panen perdana menggunakan Alsintan berupa combine harvester dari Kementerian Pertanian kepada Brigade Pangan Tunas Midan di Desa Madani, Kecamatan Sorkam Barat dan Brigade Pangan Patriot, Desa Siantar CA Kecamatan Sosorgadong, Tapteng.

Kegiatan panen perdana di Tapteng menggunakan mesin panen combine harvester yang melibatkan Brigade Pangan Tunas Muda Desa Madani Kecamatan Sorkam Barat dan Brigade Pangan Patriot Desa Siantar CA Kecamatan Sosorgadong.

Penggunaan mesin panen combine harvester merupakan dukungan dari Pemerintah Pusat untuk meningkatkan ketahanan di Kabupaten Tapteng.

Hal ini sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Program Brigade Pangan (BP) tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan. 

"Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani," katanya.

Brigade Pangan, kata Mentan, adalah pasukan terdepan yang melibatkan petani dengan dikawal oleh penyuluh pertanian, Babinsa, dan pegawai ASN Kementan, serta generasi muda untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan sektor pertanian. 

"BP menjadi garda terdepan dalam rangka menggerakkan para petani untuk lebih produktif terutama bagi petani milenial,” katanya lagi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa mewujudkan swasembada pangan ini tidak bisa sendirian.

"Kita harus terus bergandengan tangan dengan semua pihak," katanya.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Nurliana Harahap mengatakan, panen perdana menunjukkan BP di Tapteng telah siap memasuki musim tanam kedua.

“Untuk mendukung kegiatan itu agar berhasil, Polbangtan Medan sudah menurunkan mahasiswa Polbangtan untuk mendampingin dan bersama dengan penyuluh untuk kegiatan panen perdana dan musim tanam kedua,” kata Nurliana.

Penyuluh Pendamping Brigade Pangan, Isa Situmeang mengatakan di Kecamatan Sorkam Barat, BP berhasil memanfaatkan Alsintan yang dimiliki dengan memanen padi seluas 2 hektar dengan hasil 5 ton perhektar.

“Panen akan terus dilakukan dan direncanakan akan selesai di akhir Maret ini,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan pendamping penyuluh Epharaim Silaban, yang mengatakan di Kecamatan Sosorgodang, petani berhasil melakukan panen di lahan seluas 4 hektar dengan hasil 5 ton perhektar.

“Ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas hasil, yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional,” imbuhnya. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]

Central Tapanuli of North Sumatera [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.

Youth Enterpreneurship And Employment Support Services Program to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts for the millennial entrepreneur.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.