Cetak Lulusan Berkualitas, Polbangtan Kementan gandeng PTPN IV PalmCo

Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s Polbangtan Medan

Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Cetak Lulusan Berkualitas, Polbangtan Kementan gandeng PTPN IV PalmCo
POLBANGTAN MEDAN: Direktur Nurliana Harahap [ke-3 kanan] dan Direktur PTPN IV PalmCo, Suhendri usai penandatanganan kerjasama yang mencakup pendidikan, pelatihan dan penelitian.

Medan, Sumut (B2B) - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui perguruan tinggi vokasi yang dimilikinya terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan, salah satunya dengan menggandeng Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika) dalam proses pembelajaran.

Bertempat di Aula Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap beserta dosen dan pegawai Polbangtan Medan, Direktur SDM & Teknologi Informasi PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Kasubdiv Kebijakan dan PSDM beserta rombongan hadir pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis (27/3).

Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman bahwa Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan sektor pertanian melalui berbagai kerjasama dengan mitra. 

Selain itu, Mentan juga menyampaikan bahwa regenerasi petani merupakan hal utama yang harus dipercepat, selain peningkatan produksi dan produktivitas.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti juga menegaskan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas merupakan penggerak utama dalam mencapai kedaulatan pangan. 

Dia menyoroti pentingnya pendidikan vokasi pertanian dalam menghasilkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan sektor pertanian di masa depan.

“Sinergi program Kementan ditujukan untuk mencapai swasembada pangan, termasuk dengan fokus pada kerjasama dengan Dudika," katanya.

Suhendri, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan SDM Perkebunan dengan membuka kesempatan magang dan memberi peluang untuk menjadi pengajar di Polbangtan Medan. 

Dengan adanya kerja sama inimampu mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui program magang, penelitian bersama, dan pelatihan khusus serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menyambut baik kolaborasi antara PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo dengan Kementan.

"Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap bersaing di pasar global," katanya.

Kerja sama ini, ungkap Nurliana, mencakup hal pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan-kegiatan lain yang dipandang perlu dan disetujui oleh kedua belah pihak.

Nurliana menjelaskan bahwa para alumni Polbangtan Medan sudah dibekali dengan sertifikasi kompetensi penyuluh pertanian, pertanian organik, sertifikasi asisten kebun, untuk mendukung sebagai wirausahawan (entrepreneur) maka Polbangtan Medan membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi khususnya di bidang pertanian seperti pelatihan dan sertifikasi hidroponik, barista, kewirausahaan, pemakaian drone, digital marketing dan desain grafis. 

“Sejak 2023, Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan membuka peminatan kelapa sawit dan kopi. Polbangtan Medan bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendidik 60 orang mahasiswa dengan sumber anggaran dari BPDPKS dan tahun ini sedang diperjuangkan kesempatan itu Kembali. 

“Semoga atas dukungan pak direktur, kami mendapat kesempatan beasiswa BPPDPKS kembali. Polbangtan Medan sudah memiliki Gedung Laboratorium TEFA Miniplant Industry dan Modern," kata Nurliana.

Melalui kerja sama ini, dia berharap ada peluang kerjasama juga seperti magang kepada dosen dan kesempatan bagi alumni bekerja menjadi staf maupun karyawan di PTPN. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]

Medan of North Sumatera [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.

Youth Enterpreneurship And Employment Support Services Program to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts for the millennial entrepreneur.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.